Thursday, March 15, 2012

Menulis Puisi

A. PENGERTIAN
Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang menggunakan kata-kata yang indah dan kaya makna. Keindahan puisi disebabkan oleh pilihan kata (diksi), majas, rima, dan irama yang terkandung di dalamnya.

Untuk dapat menulis puisi yang baik, kamu harus memperhatikan 4 ciri-ciri puisi, sbb:
  1. Bahasa yang digunakan bersifat konotatif.
  2. Dalam puisi terdapat pemadatan segala unsur kekuasaan bahasa.
  3. unsur-unsur bahasa harus rapi, bagus, dan diatur sesuai irama dan bunyi.
  4. Berisi ungkapan perasaan berdasarkan pengalaman penulis dan bersifat imajinatif.
B. TEKNIK MENULIS PUISI
  1. Bahan Puisi
       Banyak hal yang dapat kamu ubah menjadi puisi. Hanya saja kamu harus peka terhadap setiap kejadian atau peristiwa itu. Kepekaan inilah yang membedakan antara penyair dengan orang awam lainnya.
       Memulai menulis puisi tidak harus berangkat dari tema. Menulis puisi dapat berangkat dari mana saja. Dari realitas kehidupan nyata justru dapat menjadi inspirasi bagi kamu untuk menciptakan puisi. Dengan mengamati alam sekeliling, mengamati kelinci, bulan, pemandangan, dll. Ada baiknya ketika menulis puisi kamu keluar ruang untuk mendapatkan inspirasi itu.

     2.  Bentuk Ekspresi

       Bentuk ekspresi menyangkut ciri visual puisi. Secara visual, puisi dibentuk dalam larik-larik dan bait-bait. Pemenggalan bait-bait dalam puisi tentu memiliki tujuan dan makna. Setiap bait mewakili satu gagasan atau ide.

   3.  Pengembangan Bahan

       Dalam proses pencipataan puisi terdapat berbagai sikap penyair dalam menghadapi realitas sebagai bahan penulisan.
  1. Penyair sebatas merekam peristiwa atau fenomena alam.
  2. Realitas digunakan sebagai media untuk mengungkapkan perasaan atau gagasan.
  3. Perasaan penyair diungkapkan secara terbuka.
  4. Gagasan atau realitas diungkapkan dengan bahasa yang unik dan menarik.
C. LANGKAH-LANGKAH MENULIS PUISI

       Dalam menulis puisi, kamu harus mengikuti 6M, yaitu:
          a. Menentukan tema.
          b. Memilih kata-kata.
          c. Menjalin kata-kata.
          d. Menjalin kata-kata dalam larik.
          e. Merangkai larik-larik ke dalam bait.
          f. Merangkai bait-bait ke dalam puisi yang utuh.
       Ada dua unsur pembangun puisi:
          a. Struktur batin, terdiri atas: tema, nada, perasaan, suasana, dan amanat.
          b. Struktur fisik, terdiri atas: diksi, pengimajian, dan majas.
       Unsur-unsur di atas dapat dijelaskan secara sederhana, sbb:
          1. Tema
              Tema merupakan gagasan pokok atau pokok pikiran yang menjiwai dan melandasi penciptaan puisi.
          2. Nada dan Suasana
              Nada dan suasana puisi saling berhubungan karena nada puisi akan menimbulkan suasana bagi pembacanya.
        3. Perasaan
            Dalam mencipta sebuah puisi, perasaan penyair ikut diekspresikan dalam puisinya. Perasaan penyair dalam menghadapi persoalan sangat dipengaruhi oleh sikapnya. Sikap penyair bisa berupa rasa senang, rasa tidak senang, dsb.
          4. Amanat
              Amanat adalah pesan pengarang pada pembaca, baik tersurat maupun tersirat.
          5. Diksi
              Diksi adalah pilihan kata yang tepat dan selaras untuk mengungkapkan suatu gagasan.
          6. Pengimajian
              Pengimajian adalah proses atau cara mengimajinasi atau membayangkan.
          7. Majas
              Majas adalah cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu dengan yang lain.
       
       Berdasarkan penjelasan diatas, ciri-ciri puisi secara umum dapat dituliskan, sbb:
          a. Penulisan puisi dituangkan dalam bentuk bait.
          b. Diksi atau pilihan kata yang digunakan dalam puisi biasanya bersifat kias.
          c. Pemilihan diksi mempertimbangkan adanya rima atau persamaan bunyi.
          d. Pemakaian majas sangat dominan.


JANGAN LUPA COMMENT YAH?
Semoga Bermanfaat ^^

4 comments:

Anonymous said...

makasih (:

Siti Masintan said...

sama-sama, makasih juga udah berkunjung ^_^

Anonymous said...

I like it.. Thanks ya.. Tapi mau nanya nih.. Gmn cara pemilihan diksi yang baik?

karya puisi said...

wahhh, harus belajar lagi nich. izin nyimak n salam kunjungan